Tiang Monorel Akan Dibongkar Pada Pekan Depan. Tiang-tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan mulai dibongkar pada pekan ketiga Januari 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proses ini berjalan tanpa penutupan jalan total, meski pengendara diminta antisipasi kemacetan sementara. Proyek monorel yang terhenti sejak dua dekade lalu ini akhirnya menemui titik terang, setelah Pemprov DKI mengambil alih karena pihak terkait tidak merespons tenggat waktu. BERITA BOLA
Sejarah Proyek Monorel yang Mangkrak: Tiang Monorel Akan Dibongkar Pada Pekan Depan
Proyek monorel Jakarta dimulai pada 2004 dengan pemancangan tiang pertama di kawasan Senayan. Saat itu, harapan besar diletakkan pada transportasi massal modern untuk mengatasi kemacetan ibu kota. Namun, masalah pendanaan dan perubahan kontrak membuat proyek terhenti sekitar 2008-2011. Tiang beton yang sudah berdiri menjadi simbol proyek gagal, mengganggu estetika kota dan ruang publik di sepanjang Rasuna Said hingga Asia Afrika. Selama bertahun-tahun, warga sering mengeluhkan keberadaannya yang dianggap tidak berguna dan berpotensi bahaya.
Alasan Pemprov Mengambil Alih Pembongkaran: Tiang Monorel Akan Dibongkar Pada Pekan Depan
Pemprov DKI sudah menyurati pihak pemilik aset pada November 2025, memberikan waktu satu bulan untuk membongkar sendiri. Karena tidak ada respons memadai hingga batas waktu lewat, Pramono Anung memutuskan eksekusi langsung oleh Dinas Bina Marga. Proses ini dibiayai APBD Jakarta, dengan target penyelesaian sepanjang 2026. Langkah ini sejalan dengan komitmen penataan kota, termasuk pelebaran jalan dan perbaikan pedestrian di koridor Rasuna Said setelah tiang hilang.
Rencana Pelaksanaan dan Dampak Lalu Lintas
Pembongkaran dijadwalkan mulai Selasa atau Rabu pekan ketiga Januari, tanpa penutupan jalan penuh untuk minimalkan gangguan. Koordinasi ketat dengan pengalaman proyek sebelumnya akan diterapkan agar lalu lintas tetap mengalir. Meski begitu, pengendara diimbau siap-siap menghadapi kemacetan lokal, terutama di jam sibuk. Material bekas akan dikelola Pemprov, mungkin didaur ulang untuk infrastruktur lain.
Kesimpulan
Pembongkaran tiang monorel pada pekan depan menjadi langkah konkret Pemprov DKI untuk membersihkan warisan proyek mangkrak yang sudah dua dekade mengganggu wajah Jakarta. Dengan pendekatan tanpa tutup jalan total, proses ini diharapkan lancar sambil menjaga kelancaran aktivitas harian. Keberhasilan ini bisa membuka ruang lebih baik bagi transportasi dan estetika kota, sekaligus bukti komitmen pemerintah daerah dalam menata ibu kota secara berkelanjutan.




