Wakapolsi Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera. Wakapolri Komisaris Jenderal Agus Andrianto melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara pada akhir Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan meninjau progres penanganan bencana yang terjadi sejak akhir November lalu, sekaligus memastikan bantuan Polri tepat sasaran. Didampingi pejabat tinggi lainnya, Wakapolri fokus pada distribusi logistik, pembuatan sumur bor, dan pemulihan akses masyarakat di daerah terisolasi. BERITA BASKET
Kondisi Lapangan Pasca-Bencana: Wakapolsi Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera
Bencana banjir bandang dan longsor masih menyisakan dampak berat di beberapa kabupaten, seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Tengah. Ribuan warga kehilangan akses air bersih, listrik, serta jalan penghubung. Infrastruktur rusak parah, membuat distribusi bantuan awalnya terhambat. Personel Polri yang sudah bertugas hampir satu bulan mulai alami kelelahan, sehingga pengiriman tambahan tenaga dan peralatan jadi prioritas. Wakapolri lihat langsung kondisi pengungsian dan kamp darurat untuk pastikan kebutuhan dasar terpenuhi.
Upaya Polri di Lapangan: Wakapolsi Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera
Polri sudah kerahkan ribuan personel sejak awal bencana, dengan fokus pada evakuasi, trauma healing, dan penyediaan air bersih melalui ratusan sumur bor. Tambahan rencana 300 sumur bor baru jadi bagian dari tinjauan Wakapolri, untuk percepat pemulihan di titik kritis. Selain itu, dapur umum, layanan kesehatan mobile, dan pendistribusian makanan serta obat-obatan terus berjalan. Wakapolri apresiasi kerja keras tim lapangan, sambil beri arahan agar koordinasi dengan instansi lain semakin solid untuk hindari tumpang tindih bantuan.
Dukungan Logistik dan Kolaborasi
Kunjungan ini juga evaluasi kebutuhan logistik jangka panjang. Wakapolri tekankan pentingnya peralatan berat untuk buka akses jalan tertutup longsor, serta pompa air untuk atasi genangan. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan relawan tetap diintensifkan, agar bantuan tak hanya darurat tapi juga menuju rekonstruksi. Polri juga siapkan tim khusus untuk bantu warga bangun kembali rumah sederhana dan fasilitas umum. Langkah ini tunjukkan komitmen hadir di tengah masyarakat hingga fase pemulihan selesai.
Kesimpulan
Tinjauan Wakapolri ke penanganan bencana di Sumatera jadi bukti perhatian tinggi Polri terhadap korban alam. Dari evaluasi lapangan hingga tambahan sumur bor, semua upaya mengarah pada percepatan pemulihan hidup warga. Di akhir tahun yang penuh cobaan, solidaritas seperti ini beri harapan bagi ribuan keluarga terdampak. Semoga koordinasi terus berjalan lancar, dan masyarakat Sumatera segera kembali normal dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. Bencana ini ingatkan kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan dan gotong royong nasional.





