5 Brigjen Staf KSAD Pensiun Usai Mutasi. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali melaksanakan mutasi besar-besaran di lingkungan TNI Angkatan Darat melalui Surat Keputusan Nomor Kep/159/II/2026 tertanggal 3 Februari 2026. Dari total 99 perwira tinggi yang terlibat rotasi, promosi, dan pemberhentian, sebanyak lima Brigadir Jenderal (Brigjen) yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) resmi memasuki masa pensiun. Kelima perwira ini dipindahkan ke posisi Pati Mabes TNI AD dalam rangka purnatugas, menandai akhir pengabdian panjang mereka di jajaran militer. Mutasi ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi TNI AD agar tetap adaptif dan profesional menghadapi dinamika tugas ke depan. BERITA TERKINI
Nama-Nama Brigjen yang Pensiun: 5 Brigjen Staf KSAD Pensiun Usai Mutasi
Kelima Brigjen yang memasuki masa pensiun setelah mutasi Februari 2026 adalah mereka yang selama ini bertugas sebagai Staf Khusus KSAD. Di antaranya Brigjen TNI Moch Erwansjah, Brigjen TNI Arief Setiawan, Brigjen TNI Kunto Ridarto, Brigjen TNI Hery Setiyono, serta satu nama lain yang turut tercatat dalam daftar pensiun serupa. Mereka sebelumnya memberikan kontribusi signifikan di level staf pusat, membantu KSAD dalam perumusan kebijakan, koordinasi operasional, dan dukungan strategis Angkatan Darat. Jabatan baru mereka sebagai Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun menandakan transisi mulus menuju purnatugas, di mana pengalaman dan dedikasi mereka selama puluhan tahun diakui melalui penghormatan akhir masa dinas. Mutasi ini selaras dengan pola rotasi rutin yang menjaga keseimbangan antara regenerasi dan penghargaan bagi prajurit senior.
Konteks Mutasi dan Regenerasi TNI AD: 5 Brigjen Staf KSAD Pensiun Usai Mutasi
Mutasi Februari 2026 melibatkan total 39 Brigjen TNI AD, termasuk pergeseran ke jabatan strategis seperti Kasdam, Pa Sahli, hingga posisi di Mabes TNI. Dari keseluruhan perombakan, sekitar 18 perwira tinggi AD memasuki masa pensiun, dengan lima di antaranya berasal dari kelompok Staf Khusus KSAD. Langkah ini mencerminkan komitmen Panglima TNI untuk menjaga meritokrasi, di mana perwira senior diberi penghargaan akhir masa dinas sambil membuka ruang bagi generasi muda untuk naik pangkat dan jabatan. Beberapa mutasi lain menempatkan Brigjen ke posisi lapangan vital, seperti Kasdam XVII/Cendrawasih di Papua, menunjukkan prioritas pada stabilitas wilayah dan kesiapan operasional. Secara keseluruhan, rotasi ini memperkuat struktur organisasi TNI AD tanpa mengganggu kontinuitas tugas, sekaligus mempersiapkan transisi kepemimpinan yang lebih segar dan energik.
Kesimpulan
Pensiunnya lima Brigjen Staf Khusus KSAD usai mutasi Februari 2026 menjadi penutup yang layak bagi pengabdian mereka di jajaran TNI Angkatan Darat. Dengan mutasi yang terstruktur dan profesional, Panglima TNI berhasil menyeimbangkan antara penghormatan kepada senior dan pembukaan peluang bagi perwira berprestasi. Semoga masa purnatugas mereka diisi dengan kebahagiaan dan kenangan indah, sementara TNI AD terus maju dengan kepemimpinan baru yang tangguh. Terima kasih atas dedikasi para perwira ini—semangat terus untuk institusi yang selalu siap mengabdi bagi bangsa dan negara.




